Pages

Sabtu, 23 April 2016

Fanfiction [Introduction] - Love Line over Age Line

 =============================================
Cast

Choi Hyejae (OC)
Kim Jongin
Do Kyungsoo
Lee Hyukjae
최혜재, 김종인, 도경수, 이혁재

Genre
Romance
Language
IND
Author
Story & Art: Jay
 ====================================================
 
13 Desember | Selasa, 17.15 
S TV Broadcast Building 

Hyejae
            Aku sudah menunggu lama dan nyaris meninggalkankan ruangan jika bukan karena Kyungsoo yang telah berjanji akan membelikanku makan siang hari ini. Lumayan lama, untungnya saja Hyukjae oppa yang telah menyelesaikan shoot untuk comeback stagenya sejak satu jam yang lalu, mampir dan menemaniku di ruang tunggu. Kyungsoo yang baru saja keluar dari stage room utama langsung mempersilahkanku untuk menunggu lagi sembari ia mengganti pakaian panggungnya. Dan aku kembali duduk, sambil menyapa Joonie oppa dan Yifan oppa di belakang Kyungsoo. Ya, aku hanya menyapa para leader karna aku menghormati mereka. Hari ini, goodbye stage untuk promosi album mereka setelah menerima banyak kemenangan di berbagai program musik.
            Encore for EXO and comeback for Super Junior.
Ah...kenapa SM tak bisa membiarkanku bernafas sejenak saja. Bayangkan aku harus bolak - balik ke acara musik untuk memberi dukungan kepada temanku dan oppa ku? Andai saja aku bukan orang dekat mereka, aku pasti hanya akan menonton di depan tv saja.

            Aku memutuskan menunggu di luar, meninggalkan kegaduhan di ruang tunggu saat semua member telah kembali. Melakukan ritual pesta kesuksesan comeback kali ini. Aku tidak mau menggangu mereka, hanya berpesan pada Kyungsoo kalau aku menunggunya di luar. Tak lama aku mendengar pintu terbuka. Kyungsoo pasti tak ingin aku menunggu lama lagi.

            "Kyungsoo-ya palli ka...ja"

aah.. bukan Kyungsoo...? tapi meskipun bukan dia, kenapa harus anak itu? sial...kenapa... Jongin?

--------------------------

            Hyejae terkejut, masih terpaku pada tempatnya. Antara malu, namun kemudian berubah menjadi kebencian. Bukan benci pada seseorang yang sedang dilihatnya, gadis itu benci pada perasaannya sendiri. Seseorang yang baru saja keluar itu tak kalah terkejut. Tapi tak seharusnya terkejut karena dia memang berniat mengejar gadis itu setelah melihatnya di ruang tunggu tadi.

            Kim Jongin, entah apa dosa yang dilakukannya, tapi dia adalah orang yang paling Hyejae benci. Tentu saja, karena laki-laki itu adalah bandmate Kyungsoo sehingga Hyejae mengenalnya. Dan karena Hyejae mengenalnya dia tidak dapat mengelak kenyataan bahwa Jongin lebih muda tepat setahun darinya. Tidak akan jadi masalah, jika bukan karena Jongin telah jatuh hati pada teman dekat dari hyung yang tinggal sekamar dengannya itu.

            Choi Hyejae, hal seperti ini, orang lain mungkin menyebutnya keberuntungan, tapi ia menyebutnya nasib buruk. Menjadi teman masa kecil Lee Hyukjae, saat mereka masih tinggal di Neunggok, Gyeonggi-do. Menjadi teman sekelas Do Kyungsoo, saat mereka bersekolah di satu sekolah yang selalu sama sejak SMP. Kemudian menjadi akrab, sejak Hyejae ditinggalkan Hyukjae yang saat itu sedang menjalani masa trainingnya. 

Menjadi kenalan orang-orang seperti itu, sebuah keberuntungan katamu? Idol? Jangan bercanda! Tidak bisa mengunjungi ajumma, ahjussi, dan Sora-eonni semauku seperti dulu. Tidak bisa pergi menonton film, karaoke, atau hanya ke PC-bang untuk bermain game, layaknya remaja bahkan dengan sahabatku sendiri, seperti dulu. Bukan salahku menjadi kenalan mereka, tapi kenapa mereka, memilih menjadi idol, huh?

----------------

Next Chap>> Chapter I

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar